sirih menjalar tumbuh melata
dahan kayu tumbuh dedalu
menangis tidak berair mata
hati di dlm karam selalu...
gegak gempita gendang dipalu
habis dipalu simpan di para
sebak sayu hatinya pilu
dilitup duka disalut lara....
bila gerangan tunas kan tumbuuh
biar tumbuh dgn daunnya
bila gerangan luka kan sembuh
walaupun sembuh ada parutnya...
petang hari naik pedati
pedati jati buatan Indonesia
derita usah dibawa ke mati
tiadalah bijak menjadi manusia....
tekukur merayap di celah lalang
buat sarang di pohon sentang
bertahun mengharap padanya orang
menunggu khabar tak kunjung dtg ....
belimbing buluh dibuat sambal
tumbuk dgn si cili api
luka yg luluh tidak tertampal
hanyut darahnya tidak bertepi ....
mari menyemai di tengah sawah
semai ditabur jarang2
sedang pantai lagikan berubah
inikan pulak hatinya orang....
hendak cincang bunga rampai
harum semerbak tidak terkata
sayu mengenang cinta tak sampai
hya berteman si air mata...
hari petang tanam keladi
syg keladi isinya putih
mana dipilih kasih dan budi
salah memilih hati merintih ...
3 April 2013

No comments:
Post a Comment